Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 01 Mei 2013

Ilustrasi Spam .SiWoles





Indonesia peringkat ke-8 ?? 
Kira-kira tentang apa ya, Hayo baca sampai habis biar tidak penasara ..

Menurut data analisis dan laporan keamanan yang dibuat oleh Microsoft dan Sophos, ada 3 negara Asia nih Sob yang masuk dalam kategori rentan terjangkit malware,serta Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi lumbung spam Sob.

Sob dalam laporan berjudul Microsoft Security Intelligence Report Volume 14, Microsoft menjelaskan bahwa ada 3 negara Asia yang sangat rentan terhadap serangan malware Sob. Negara-negara tersebut antara lain Korea Selatan, China dan India Sob.

Laporan itu diambil dari sampel data yang dilakukan muali bulan Juli sampai Desember 2012, lalu terhadap beberapa perangkat elektronik seperti PC, laptop, smartphone dan tablet Sob, Hal itu menjelaskan bahwa Korea Selatan menduduki urutan dalam kategori merah sebagai negara Asia yang sangat rentan terhadap serangan malware.

Menurut kutupian dari Silo Breaker (29/04) Sob,  ternyata secara global nih Sob,Amerika Serikat masih menjadi negara nomor satu untuk hal ini disusul oleh Brasil. Woww Amazing banget Sob.

Sedangkan nih Sob untuk masalah spam, dalam laporannya, Sophos memberikan daftar 10 negara terbesar sebagai lumbung spam terbesar di dunia dan Indonesia ada di-10 negara itu Sob,menduduki peringkat ke-8. Good Job .. Haha

Menurut Graham Clueley, seorang Sophos Senior Consultant Technology, peredaran spam ini sangat berbahaya Sob, Walaupun masih belum dapat dikatakan berbahaya, akan tetapi ada kemungkinan nantinya spam juga akan berisi malware Sob , ya pasti kalo itu mah sob, trojan, phishing bahkan botnet yang dapat merusak sekaligus mencuri data para pengguna perangkat elektronik yang terhubung dengan internet.

Dalam daftar 10 besar negara yang rentan terhadap serangan spam ini, Amerika Serikat masih menduduki peringkat pertama disusul kemudian oleh Korea Selatan, India, Rusia dan Brasil di urutan ke-5. Indonesia berada di urutan ke-8 setelah Vietnam dan Taiwan.











0 komentar:

Posting Komentar